2024-12-11
Dalam pembangunan ruang bersih, proyek ventilasi memainkan peran penting. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan kualitas udara di dalam bengkel, tetapi juga terkait erat dengan kelancaran proses produksi serta kesehatan dan keselamatan personel. Guangzhou Cleanroom Construction Co., Ltd., yang mengandalkan pengalaman bertahun-tahun dalam bidang pemurnian, telah mengumpulkan pengalaman yang kaya dalam desain dan konstruksi proyek ventilasi untuk ruang bersih. Berikut adalah analisis rinci dari poin-poin penting untuk Anda.
(1) Perhitungan Volume Ventilasi
Perhitungan volume ventilasi yang akurat adalah dasar dari desain proyek ventilasi. Perlu mempertimbangkan secara komprehensif berbagai faktor seperti luas bengkel, tinggi ruangan, jumlah personel, serta produksi panas dan debu dari peralatan. Misalnya, di ruang bersih dengan populasi padat, perlu dipastikan adanya pasokan udara segar yang cukup per orang per jam. Umumnya, dihitung berdasarkan standar [nilai spesifik] meter kubik per orang per jam. Untuk bengkel dengan banyak peralatan penghasil panas, volume ventilasi harus ditentukan berdasarkan pelepasan panas dari peralatan untuk secara efektif membuang panas dan menjaga suhu bengkel dalam rentang yang sesuai dan stabil.
(2) Desain Organisasi Aliran Udara
Organisasi aliran udara yang masuk akal dapat mendistribusikan udara yang dimurnikan secara merata dan secara efektif menghilangkan polutan. Bentuk organisasi aliran udara yang umum meliputi aliran searah (aliran laminar) dan aliran tidak searah (aliran turbulen). Aliran searah cocok untuk area dengan persyaratan kebersihan yang sangat tinggi, seperti area inti dari bengkel manufaktur chip. Melalui filter efisiensi tinggi, udara mengalir secara merata dan stabil dalam garis aliran paralel, yang dapat dengan cepat membawa partikel debu. Aliran tidak searah lebih umum digunakan di bengkel dengan persyaratan pemurnian umum. Dengan mengatur secara rasional saluran masuk dan keluar udara balik, aliran udara campuran terbentuk di bengkel untuk mencapai tujuan pengenceran dan penghilangan polutan.
(3) Adaptasi terhadap Tingkat Kebersihan
Proses produksi yang berbeda memiliki persyaratan tingkat kebersihan yang berbeda untuk ruang bersih, dan desain sistem ventilasi harus disesuaikan dengan mereka. Misalnya, di bengkel produksi aseptik farmasi, mungkin diperlukan untuk mencapai tingkat kebersihan ISO 5 atau bahkan lebih tinggi. Hal ini mengharuskan sistem ventilasi dilengkapi dengan perangkat filtrasi udara yang sangat efisien. Misalnya, filter HEPA memiliki efisiensi filtrasi lebih dari 99,97% untuk partikel yang lebih besar dari 0,3 mikrometer, dan rasio udara masuk ke udara balik serta kecepatan udara harus dikontrol secara ketat untuk mencegah penumpukan debu dan mikroorganisme.
(4) Tata Letak Saluran Ventilasi
Tata letak saluran ventilasi harus sederhana dan halus, mengurangi penggunaan siku dan komponen resistansi. Bahan saluran harus dipilih sesuai dengan karakteristik lingkungan bengkel. Misalnya, di bengkel dengan risiko korosi asam dan alkali, saluran baja tahan karat atau plastik tahan korosi harus digunakan. Dalam lingkungan umum, saluran lembaran baja galvanis lebih umum digunakan karena kekuatan dan ekonominya yang baik. Sementara itu, perhatian harus diberikan pada penyegelan saluran untuk mencegah kebocoran udara yang memengaruhi efek ventilasi.
(1) Pemasangan Peralatan
Pemasangan peralatan ventilasi harus dilakukan sesuai dengan spesifikasi yang ketat. Kipas harus dipasang secara stabil untuk memastikan tidak ada getaran atau kebisingan yang tidak normal selama pengoperasian, dan tindakan pengurangan getaran, seperti memasang bantalan getaran atau peredam getaran pegas, harus dilakukan. Pemasangan filter udara harus rapat, dan strip penyegel harus utuh untuk mencegah udara yang tidak tersaring melewati dan memasuki bengkel. Selain itu, untuk peralatan besar seperti unit penyejuk udara, perlu dipastikan bahwa komponen internal terhubung dengan kuat dan bahwa sistem pendingin dan pemanas beroperasi secara normal.
(2) Pemasangan Saluran
Selama pemasangan saluran, perlu dipastikan bahwa kemiringan saluran memenuhi persyaratan desain sehingga air kondensat dapat dibuang dengan lancar, menghindari penumpukan air yang dapat berkembang biak bakteri dan memengaruhi kualitas udara. Sambungan saluran harus rapat, dan pengelasan, sambungan flens atau sambungan berulir dapat diadopsi, dan perlakuan penyegelan harus dilakukan pada titik sambungan, seperti melilitkan pita penyegel atau mengaplikasikan sealant. Saat melewati dinding atau lantai, selongsong harus dipasang, dan bahan tahan api, tahan air, dan penyegel harus diisi di antara selongsong dan saluran.
(3) Penugasan dan Pengujian
Setelah konstruksi proyek ventilasi selesai, penugasan dan pengujian sangat penting. Pertama, volume udara dan tekanan udara dari kipas harus diuji untuk memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan desain. Kemudian, laju penggantian udara dan kebersihan udara dari seluruh sistem ventilasi harus dideteksi. Instrumen dan peralatan profesional seperti penghitung partikel debu dan pengambil sampel mikroorganisme di udara dapat digunakan. Berdasarkan hasil pengujian, penyesuaian dan optimasi yang diperlukan harus dilakukan, seperti menyesuaikan kecepatan kipas dan mengganti filter, hingga semua indikator sistem memenuhi standar dan persyaratan ruang bersih.
Desain dan konstruksi proyek ventilasi untuk ruang bersih adalah proses yang kompleks dan ketat yang membutuhkan pengetahuan profesional dan pengalaman yang kaya. Guangzhou Cleanroom Construction Co., Ltd. selalu berkomitmen untuk menyediakan solusi proyek ventilasi yang berkualitas tinggi dan disesuaikan kepada pelanggan. Dari desain hingga konstruksi, setiap tautan dikontrol secara ketat untuk memastikan bahwa ruang bersih dapat beroperasi secara efisien dan stabil, menciptakan kondisi lingkungan yang baik untuk produksi dan pengembangan perusahaan.