logo
Beranda >

Kasus perusahaan terbaru tentang Guangzhou Cleanroom Construction Co., Ltd. sertifikasi

Alasan penurunan suhu yang lambat di laboratorium suhu dan kelembaban konstan dan solusi mereka

2024-12-16

Kasus perusahaan terbaru tentang Alasan penurunan suhu yang lambat di laboratorium suhu dan kelembaban konstan dan solusi mereka
I. Analisis Alasan
1. Sistem Pendingin
  • Kebocoran Refrigeran: Ini adalah salah satu alasan umum untuk efek pendinginan yang buruk. Seiring waktu atau karena penuaan komponen peralatan, retakan kecil dapat muncul pada pipa refrigerasi, menyebabkan refrigeran bocor secara bertahap. Refrigeran yang tidak mencukupi akan secara signifikan mengurangi kapasitas pendinginan, yang mengakibatkan penurunan suhu yang lambat. Misalnya, pada beberapa peralatan laboratorium lama, kebocoran refrigeran sering terjadi karena pengoperasian jangka panjang dan kurangnya perawatan rutin.
  • Efisiensi Kompresor Berkurang: Kompresor adalah komponen inti dari sistem pendingin. Jika sudah aus parah atau tidak berfungsi, tekanan hisap dan buang akan menjadi tidak normal, rasio kompresi akan menurun, dan kemampuan pendinginan akan melemah. Sama seperti penurunan kinerja mesin mobil akan memengaruhi kecepatannya, pengurangan efisiensi kompresor akan secara langsung memengaruhi kecepatan pendinginan laboratorium.
2. Ventilasi dan Aliran Udara yang Buruk
  • Penyumbatan Saluran: Jika saluran udara di dalam laboratorium tidak dibersihkan dalam waktu yang lama, debu, kotoran, dan zat lainnya akan menumpuk di dalamnya, menghambat sirkulasi udara. Sama seperti pembuluh darah yang tersumbat dalam tubuh manusia akan memengaruhi sirkulasi darah, saluran udara yang tersumbat akan menghambat pertukaran udara panas dan dingin, yang mengakibatkan distribusi suhu yang tidak merata dan penurunan suhu yang lambat. Masalah ini sangat menonjol di beberapa laboratorium di lingkungan yang keras, seperti yang dekat dengan bengkel pabrik atau di daerah dengan banyak debu.
  • Kerusakan Kipas: Kipas bertanggung jawab untuk menggerakkan udara untuk bersirkulasi di laboratorium. Jika motor kipas rusak, bilahnya berubah bentuk, atau kecepatan putarannya tidak normal, jumlah sirkulasi udara akan tidak mencukupi, dan kapasitas pendinginan tidak dapat secara efektif ditransfer ke setiap sudut, sehingga menyebabkan penurunan suhu yang lambat. Misalnya, di beberapa lingkungan dengan kelembapan tinggi, motor kipas dapat rusak karena kelembapan, yang memengaruhi pengoperasian normalnya.
3. Panas Berlebihan
  • Pembangkitan Panas Tinggi dari Peralatan: Jika ada sejumlah besar peralatan penghasil panas di laboratorium, seperti instrumen elektronik dan lampu berdaya tinggi, dan panas yang dihasilkan selama pengoperasian peralatan ini melebihi kapasitas beban sistem pendingin laboratorium, akan sulit bagi suhu untuk turun dengan cepat. Misalnya, di beberapa laboratorium penelitian dan pengembangan chip elektronik, banyak peralatan pengujian presisi tinggi beroperasi secara bersamaan, melepaskan sejumlah besar panas dan menimbulkan tantangan besar bagi lingkungan suhu dan kelembapan konstan.
  • Aktivitas Personel yang Sering: Personel juga merupakan sumber panas yang tidak dapat diabaikan. Ketika ada banyak orang di laboratorium dan mereka sering masuk dan keluar, panas yang dipancarkan oleh tubuh manusia dan udara panas yang dibawa dari luar akan meningkatkan beban panas laboratorium. Terutama di beberapa laboratorium kecil dengan kepadatan personel yang relatif tinggi, dampak peningkatan beban panas ini pada suhu lebih jelas.
4. Sistem Kontrol
  • Kerusakan Sensor Suhu: Sensor suhu bertanggung jawab untuk memantau suhu laboratorium secara real-time dan mengirimkan sinyal kembali ke sistem kontrol untuk menyesuaikan kapasitas pendinginan. Jika sensor memiliki penyimpangan atau rusak, sistem kontrol akan menerima informasi suhu yang salah, sehingga tidak dapat secara akurat memulai atau menyesuaikan sistem pendingin, yang mengakibatkan penurunan suhu yang tidak normal. Misalnya, jika sensor terbentur atau akurasinya menurun setelah penggunaan jangka panjang, masalah ini akan terjadi.
  • Pengaturan Parameter Sistem Kontrol yang Tidak Tepat: Bahkan jika sistem pendingin dan peralatan perangkat keras lainnya normal, jika parameter seperti nilai set suhu dan perbedaan suhu mulai-berhenti pendinginan dalam sistem kontrol tidak diatur secara wajar, kecepatan dan efek pendinginan laboratorium akan terpengaruh. Misalnya, jika perbedaan suhu mulai-berhenti pendinginan diatur terlalu besar, sistem pendingin tidak akan dimulai tepat waktu, menyebabkan penurunan suhu yang lambat.
II. Solusi
  1. Perawatan dan Perbaikan Sistem Pendingin
  2. Optimalisasi Ventilasi dan Aliran Udara
  3. Pengurangan Beban Panas
  4. Kalibrasi dan Optimalisasi Sistem Kontrol

Kesimpulannya, masalah penurunan suhu yang lambat di laboratorium suhu dan kelembapan konstan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Kita perlu melakukan inspeksi dan analisis komprehensif dari aspek seperti sistem pendingin, ventilasi dan aliran udara, beban panas, dan sistem kontrol, dan kemudian mengadopsi solusi yang ditargetkan. Guangzhou Cleanroom Construction Co., Ltd. memiliki tim teknis profesional dan pengalaman yang kaya, dan dapat memberikan perawatan, diagnosis, dan solusi menyeluruh untuk laboratorium Anda untuk memastikan bahwa laboratorium selalu berada dalam lingkungan suhu dan kelembapan yang stabil dan tepat, membantu penelitian ilmiah dan pekerjaan produksi Anda berjalan lancar. Jika Anda mengalami masalah selama pengoperasian peralatan laboratorium, jangan ragu untuk menghubungi kami!